12 Jun 2008

@ BBM Alternatif

Indonesia Trading
From $100, 200:1 Leverage, News, Rates, Charts, CC Deposit, get $200
www.avafx.comBuy Iraqi Dinar at $930/M
Quality Service and Quality Prices. U.S. Treasury Registered Dealer
www.DealOrBuyDinar.com
iklan
Pemerintah sekarang sedang gencar menggiatkan BBM alternatif salah satunya yang berasal dari nabati atau tumbuhan.Tapi kalangan luar negeri mengeluarkan pernyataan bahwa BBM alternatif yang berasal dari nabati adalah sangat membahayakan terutama mengancam kelaparan dunia.Menurut mereka BBM nabati bukan solusi untuk menggantikan BBM minyak bumi.Di Indonesia pun tidak ketinggalan juga mengadakan riset untuk pengadaan BBM nabati.Sebenarnya terlalu jauh bagi Indonesia untuk mengembangkan BBM nabati,sedangkan sumber minyak bumi Indonesia masih melimpah,hanya kurang ilmu,dana serta ahlak yang baik.Dari sumur minyak bumi yang di tahun 1999 masih sekitar 900 sumber sekarang tahun 2008 tinggal sekitar 250 sumur.Konsumsi BBM kita sehari di tahun 2008 sebanyak 1,25 juta liter sehari sementara produksi BBM kita hanya sebanyak 900 ribu liter,ya selebihnya impor.Pengadaan BBM baik itu yang berasal dari minyak bumi maupun nabati sama-sama mempunyai efek negatif.Yang minyak bumi mengakibatkan kerusakan lingkungan;peperangan antar negara seperti kasus perang Irak-Amerika,Irak-Kuwait semua hanya karena perebutan minyak.Yang BBM nabati mengakibatkan rusaknya lingkungan hidup,penyempitan lahan kosong.Jangan dipercaya katanya menurut pengamat luar negeri pengembangan energi nabati mengakibatkan kelaparan dunia.Sebenarnya statemen ini punya maksud tertentu dan ditunggangi oleh konglomerat hitam luar negeri.Mereka menyatakan akan terjadi kelaparan.Sebetulnya tidak.Alasan di balik statement adalah apabila energi nabati terbukti berhasil,maka dagangan minyak bumi mereka tidak laku,karena dengan nabati saja sudah bisa bikin BBM,kenapa harus repot minyak bumi ? Itu artinya kalangan konglomerat minyak bumi akan gulung tikar.Maka dari itu kita jangan terlalu menganut prinsip barat,sebab kalau iya ujung-ujungnya kita yang rugi.Contohnya kasus penyadapan beberapa kantor duta besar Indonesia di luar negeri.Karena semua komunikasi baik data maupun manusianya menggunakan bahasa inggris,maka bisa disadaplah semua.Tidak tanggungg-tang gung yang disadap sekitar 16 kantor dubes.Coba bayangkan apabila data kita menggunakan bahasa Indonesia atau mungkin bahasa daerah,pihak luar negeri tentu akan kesulitan menterjemahkan hasil sadapan.Oleh karena itu teruslah pengembangkan energi alternatif dan juga manfaatkan minyak bumi kita yang masih melimpah.Semoga Indonesia jaya.

0 komentar: