19 Agu 2008

@ Kemerdekaan Indonesia semu


Di ulang tahun proklamasi Indonesia yang ke-63 ini,Indonesia semakin menunujukkan ketertinggalannya dari bangsa lain,terutama dengan Negara tetangga.Dahulu sekitar 15 tahun yang lalu Malaysia mengimpor tenaga pengajar dari Indonesia,tapi sekarang kita tidak lagi dibutuhkan,kita ekspor ke Negara lain mayoritas hanya pembantu.Benarkah Indonesia telah merdeka ? Belum.Merdeka maknanya banyak.Merdeka dari apa dulu.Kita memangtelah merdeka dari penjajah senjata yaitu serangan dengansenjata secara fisik.Sekarang kita dijajah dari berbagai pennjajah,baik penjajah dari orang sendiri maupun dari bangsa asing.Perekonomian Indonesia lebih dari 70 % dikuasai oleh asing.Pemerintahan kita disetir oleh kebijakan asing.Peradaban kita dicemari oleh budaya asing.Sampai barang-barang komoditi di Indonesia pun dibanjiri oleh barang asing.Lihatlah di supermarket atau pun toko-toko besar,barnag sipa yang paling banyak dijual ? pasti barang asing.Banyak saudara kita di luar pulau Jawa yang masih banyak membutuhkan kemerdekaan.Tidak usah jauh-jauh di luar pulau Jawa.Di pulau Jawa sendiri juga masih banyak saudara kita yang tertindas.Kurang makan,kurang pendidika,kurang penghasilan,kurang perumahan dan masih bayak lagi kekurangan yang mungkinkalau disebutkan satu per satu akan menghabiskan bandwith blog ini.Kita hidup sudah 63 tahun lepas dari penjajah bersenjata tetapi kita tidak merdeka.kita hanya pindah penjajah,.Ibarat pepatah mengatakan keluar dari mulut harimau masuk ke mulut buaya,artinya jaman sekarang ini sama denga 63 tahun yang lalu,malah lebih susah sekarang.Karena kita tidak bisa membedakan penjajahnya.karena kulitnya sama-sama coklat.Kita dulu membedakan penjajah mudah,yang berkulit putih itulah penjajah,tapi sekarang sulit sekali.Dibilang penjajah kita tidak bisa tahu karena ‘menyamar’ dibilang tidakmenjajah tapiu membuat rakyat sengsara.Bingung kan ? Lomba-lomba di tanggal 17 Agustus hanya kamuflase,palsu,lipstick topeng,masker dans sebagainya. Betapa pedih hati para pahlawan kita melihat perjuangan mereka sia-sia.Anak cucu mereka yang diharapkan akan mendapat penghidupan yang lebih bai dari mereka malahan lebih sengsara dari mereka.Minyak bumi harganya semakin naik,langka padahal kita dahulu adalah Negara pengekspor mimyak.Minyak dunia harganya sudah turun tapi harga minyak Indonesia tidak turun.Indonesia mengikuti harga dunia hanya pada levelkenaikannya saja,tapi level penurunannya kita tutp mata.Kalau katanya harga minyak dunia naik kita naik,kalau harag minyak dunia turun seharusnya harga minyak Indonesia juga harus turun,jangan kekenakan.Kalau sudah naik tidak mau turun.Belum pernah ada dalam sejarah Indonesia sekalipun pun ada penurunan harga minyak.Paling kalau ada yang turun harga minyak non-subsidi seperti pertamax dan pertamax plus.Apabila para petinggi negar Indonesia mampu,semua ekonomi yang ada tangan-tangan asing harus dinasionalisasikan jangan di-private-tisasikan.Kalau diprivatisasi ( private,privat,prifat,preefat,pripat ) ya jelas pihak asing yang berkuasa,karena mereka punya modal lebih banyak dari rakyat Indonesia.Semoga setahun setelah tahun ini akan muncul Satrio Piningit yang akan membawa Indonesia ke kemerdekaan sejati selamanya,bukan kemerdekaan semu alias pindak ke mulut buaya dari mulut harimau ( macan,singa,maung,singo,lion,tiger ) Amin ya Allah.

0 komentar:

Mitra bisnis

Google,Histats,Facebook,Blogger,4templates,kumpulblogger,

Beberapa blog dan web yang sudah menjadi jaringan kami :

www.tanahbarugw.hostoi.com www.iklanads.com www.histats.com www.mesopatamia.com www.jaringan.com