19 Nov 2008

@ BBM turun,harga barang-barang tetap nangkring

Kabar gembira bagi kita semua.Pemerintah awal Desember 2008,akan menurunkan harga BBM khususnya premium.Penurunan BBM bersubsidi hanya Rp 500,- maka premium menjadi Rp 5500,- per liter.Penurunan harga BBM non subsidi seperti Pertamax dan Pertamax plus sudah dilakukan sejak awal Nopember,hingga saat sekarang Pertamax Rp 6800,- dan Pertamax plus Rp 7.100,- per liter.Masyarakat menilai penurunan sebesar itu tidak akan merubah harga-harga,karena tidak signifikan.Pemerintahan SBY mengatakan apabila penurunannya sampai Rp 1000,- pemerintah kuatir akan dicap mencari popularitas menjelang pemilu 2009.Sebenarnya pemerintah berat menurunkan harga BBM karena uang yang sudah dikeluarkan untuk pengadaan kompor dan tabung belum BEP (Break Event Point) atau kembali modal.Dan juga BLT masih nombok.Maka dari itu penurunan harga cuma Rp 500,- doang.Menteri Keuangan beralasan harga premium Indonesia masih lebih rendah dari Malaysia.Padahal Malaysia Bbm yang dijual di sana kualitasnya seperti pertamax di Indonesia.Solar sebagai BBM paling banyak digunakan terutama bidang transportasi malah tidak turun.Harga Bbm dunia sudah turun sampai level US$ 65 per barel atau sekitar 50% lebih dari rekor harga tertinggi di bulan Mei yang sempat menyentuh angka US$ 147 per barel.Dulu waktu menaikkan harga bbm dengan alasan harga minyak dunia naik,sekarang harga minyak dunia turun kok ga turun.Dulu naiknya 30 % tapi penurunannya cuma 8,3 %.Biasanya apapun kalo naik kan susah.Naik tangga susah,naik prestasi susah,naik tingkat susah.Lha ini naik harga gampang,turun susah.Ya iyalah sudah di atas memang susah untuk turun berlaku di Indonesia.

Hormat kami,

trik@aspirasirakyat.com

0 komentar:

Mitra bisnis

Google,Histats,Facebook,Blogger,4templates,kumpulblogger,

Beberapa blog dan web yang sudah menjadi jaringan kami :

www.tanahbarugw.hostoi.com www.iklanads.com www.histats.com www.mesopatamia.com www.jaringan.com