Begini Cara Membuat Pupuk Organik dengan Hasil Sendiri

ASPIRASIRAKYAT.COM - Pupuk organik memang menjadi primadona bagi para petani. Pupuk berbahan dasar alami ini mempunyai banyak manfaat jika disandingkan dengan pupuk jenis lainnya. Pupuk yang berasal dari sisa-sisa tanaman ataupun kotoran hewan ini mempunyai kandungan unsur hara lebih dari satu jenis dan pastinya sangat aman untuk digunakan karena tidak mengandung bahan kimia yang terkadang berbahaya bagi keadaan tanah dan tanaman. Pupuk organik umumnya tidak akan merusak tanah dan tanaman karena mempunyai bahan pengikat yang kuat.

Pupuk organik memiliki dua jenis yaitu berbentuk padat dan cairan. Keduanya sama-sama berbahan dasar alami. Banyak toko pertanian yang menjual pupuk organik dengan harga yang bermacam-macam. Di pasaran pupuk jenis ini paling sering dicari karena peminatnya yang sangat banyak. Untuk membuat pupuk organik ini tidak terlampau sulit karena Anda dapat mencobanya sendiri. Simaklah ulasan berikut mengenai cara memuat pupuk organik sendiri.
Begini Cara Membuat Pupuk Organik dengan Hasil Sendiri

Begini Cara Buat Pupuk Organik Padat dan Cair

Cara Membuat Pupuk Organik Padat
Bahan-bahan :
1. Kotoran hewan ternak, seperti sapi, kambing dan sebagainya 2 ton / 2000 kg
2. Jerami yang sudah dicacah terlebih dengan ukuran 5 – 10 cm secukupnya
3. Arang sekam secukupnya
4. Air 20 liter
5. EM4 5 sendok makan
6. Gula pasir 5 sendok makan
7. Bubuk gergaji atau dedaunan dan bahan organik lainnya

Alat :
1. Cangkul
2. Sekop
3. Karung goni
4. Sarung tangan

Baca: Cara Memilih Pupuk yang Baik dan Benar

Cara membuat :
1. Siapkan media pembuatan pupuk. Di tempat yang sejuk, tidak terkena sinar matahari secara langsung ataupun hujan.
2. Larutkan EM4 dan gula kedalam air.
3. Pada lapisan pertama, campurkan kotoran ternak dengan arang sekam kemudian aduk hingga merata. Setelah itu taburkan EM4 dan gula yang tadi sudah dilarutkan atau biasa disebut dengan decomposer secukupnya lalu aduk kembali hingga bahan tercampur menjadi satu.
4. Pada lapisan kedua, taburkan jerami, bubuk gergaji dan bahan organik lainnya hingga merata lalu siramkan decomposer secukupnya.
5. Tutup rapat tumpukan bahan-bahan tersebut dengan menggunakan karung goni dan jerami.
6. Hari kedua, aduk bahan atau adona tersebut hingga merata dan tutup kembali.
7. Lakukan monitoring setiap pagi dan sore hari dengan cara memasukkan tangan. Jika adonan tersebut masih terasa panas maka aduk kembali.
8. Hari keempat, periksa kembali dengan memasukkan tangan Anda jika panasnya sudah tidak sepanas hari sebelumnya berarti pupuk tersbut sudah dapat untuk digunakan.

Baca juga: Inilah Perbedaan Pupuk Urea dan NPK

Cara Membuat Pupuk Organik Cair
Bahan-bahan :
1. Kotoran ternak, misalnya sapi, kerbau atau kambing
2. Daun bambu
3. Daun klereside
4. Buah-buahan yang sudah busuk
5. EM4
6. Air gula
7. Air kencing hewan
8. Terasi

Alat :
1. Ember
2. Pisau
3. Drigen plastik
4. Kayu

Lihat juga: Perbedaan Mendasar Antara Pupuk Organik dan Anorganik

Cara membuat :
1. Masukan kotoran ternah segar kedalam ember.
2. Potong atau cacah daun bambu, daun klereside dan buah-buaha busuk lalu campurkan kedalam ember tadi.
3. Tambahkan EM4 dengan dicampurkan air gula menggunakan perbandingan yang sama lalu tuangkan kedalam ember.
4. Masukkan air kencing hewan 80% kemudian aduk secara perlahan.
5. Masukan terasi kedalam ember kemudian aduk hingga semua bahan menjadi satu kesatuan agar mempercepat proses penguraian pupuk organik cair.
6. Tutup rapat ember dan letakkan ditempat yang sejuk.
7. Biarkan selama 21 hari, namun setiap 7 hari penutup ember dibuka selama 5 – 10 menit kemuan tutup kembali. Lakukan hal tersebut hingga 21 hari.
8. Setelah 21 hari pupuk organik cair sudah dapat digunakan atau dapat disimpan.

Semoga artikel aspirasirakyat.com menambah wawasan Anda terkait cara membuat pupuk organik sendiri. Selamat Mencoba.
Berbagi Aspirasi : Anda ingin berbagi aspirasi tentang permasalahan sekitar? Ingin memberi inspirasi? Kirim aspirasi anda melalui tulisan disertai foto ke email : aspirasirakyat77@gmail.com atau hubungi kontak kami, Mulailah bersuara bersama AspirasiRakyat.com, peka realita menuju perubahan.
Bagaimana Tanggapan Kamu?