Soppeng Gagal Raih Adipura, Apa Sebabnya?

Soppeng Gagal Raih Adipura, Apa Sebabnya?
Dahan pohon asam, tempat kelelawar bergelantungan, di jantung Watansoppeng, Kabupaten Soppeng, dipangkas, Kamis (21/1/2016).
AspirasiRakyat.Com, SOPPENG - Setelah lima kali berutut-turut meraih penghargaan adipura, kali ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng gagal merebut piala adipura tahun 2017.

Hal itu dibenarkan Kabid pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan, Hj.Rosmawati, bahwa Kabupaten Soppeng tidak lolos mendapat adipura tahun 2017 ini. Dirinya pun mengakui kegagalan tersebut karena beberapa faktor sehingga tidak mencapai nilai.

"Faktornya adalah TPA yang rendah sekali nilainya, bak sampah belum terpasang, jembatan timbang, trotoar dan termasuk juga Ruang Terbuka Hijau (RTH)," ujar Rosmawati, Jumat (28/7/2017)

Ia pun menyebutkan, dari berbagai kekurangan kami akan benahi baik secara materi maupun non materi.

Sementara, Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Sulsel, Andi Hasbi Nur mengatakan, penyerahan penghargaan Adipura, Kalpataru dan Adiwiyata ini akan dilakukan 2 Agustus mendatang di Jakarta dan diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

“Jumlah peraih penghargaan Adipura tahun ini sama dengan tahun 2015. Khusus Makassar ini merupakan Adipura yang ketiga kalinya,” kata Hasbi.

Andi Hasbi mengungkapkan, dari 14 kabupaten/kota di Sulsel, termasuk Makassar, Pinrang dan Bantaeng yang diverifikasi terkait penilaian Adipura. Para Wali Kota atau Bupati juga telah menghadiri presentase di Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK).

Peraih pernghargaan adipura tahun 2017 dari keenam kabupaten/kota diantaranya, Maros, Bantaeng, Wajo, Sidrap dan Pinrang dalam kategori kota kecil. Sementara kategori meetropolitan adalah kota Makassar. (Opul)
Berbagi Aspirasi : Anda ingin berbagi aspirasi tentang permasalahan sekitar? Ingin memberi inspirasi? Kirim aspirasi anda melalui tulisan disertai foto ke email : aspirasirakyat77@gmail.com atau hubungi kontak kami, Mulailah bersuara bersama AspirasiRakyat.com, peka realita menuju perubahan.
Bagaimana Tanggapan Kamu?