Cara Mengatasi Pesan The File or Directory is Corrupted and Unreadable di Windows Tanpa Kehilangan Data
Pernahkah Anda menghubungkan hardisk eksternal atau flashdisk ke laptop, lalu tiba-tiba muncul jendela peringatan menyebalkan yang mengatakan the file or directory is corrupted and unreadable? Rasanya pasti panik, apalagi jika di dalamnya ada dokumen kerja atau foto kenangan yang belum sempat di-backup.
Sebagai instruktur teknis, saya sering melihat pengguna langsung mengambil langkah ekstrem dengan memformat drive tersebut. Padahal, pesan ini sebenarnya adalah sinyal dari Windows bahwa sistem file (MFT atau FAT) mengalami gangguan komunikasi, bukan berarti perangkat keras Anda sudah rusak total. Mari kita bedah langkah demi langkah cara menyelamatkannya secara logis.
Sebelum masuk ke eksekusi, penting bagi kita untuk tahu kenapa hal ini terjadi agar tidak terulang kembali. Berdasarkan struktur sistem operasi Windows, ada tiga penyebab paling umum yang sering saya temukan di lapangan:
- Ejeksi Paksa: Mencabut USB tanpa klik 'Safely Remove Hardware' saat proses tulis data masih berlangsung.
- Bad Sectors: Ada bagian fisik dari piringan hardisk yang sudah lemah atau tidak bisa diakses.
- Infeksi Malware: Virus yang menyerang File Allocation Table (FAT) atau Master File Table (MFT).

Solusi Utama Menggunakan Fitur Command Prompt (CHKDSK)
Ini adalah senjata paling ampuh dan gratis yang sudah disediakan oleh Windows. Perintah CHKDSK (Check Disk) akan memindai integritas sistem file dan memperbaiki kerusakan pada struktur direktori secara otomatis.
- Buka menu Start, ketik cmd, lalu klik kanan dan pilih Run as Administrator.
- Identifikasi huruf drive yang bermasalah (misalnya Drive E: atau G:).
- Ketik perintah berikut:
chkdsk G: /f(Ganti G dengan huruf drive Anda). - Tekan Enter dan tunggu prosesnya hingga selesai.
"Penting diperhatikan: Jika proses chkdsk terasa sangat lambat atau berhenti di persentase tertentu, jangan dipaksa berhenti. Ini menandakan sistem sedang berusaha memetakan ulang bad sector agar data Anda tetap aman."
Alternatif Perbaikan Melalui GUI Windows Explorer
Jika Anda kurang nyaman menggunakan baris perintah (coding), Windows menyediakan antarmuka grafis yang lebih bersahabat untuk melakukan tugas yang sama.
| Metode | Tingkat Kesulitan | Kapan Digunakan |
|---|---|---|
| Error Checking Tool | Mudah | Pengecekan rutin atau error ringan |
| Update Driver | Sedang | Jika drive tidak terbaca konsisten |
| Data Recovery Software | Ahli | Jika drive minta diformat terus-menerus |
Untuk menggunakan Error Checking, cukup klik kanan pada drive yang bermasalah di File Explorer, pilih Properties, masuk ke tab Tools, lalu klik tombol Check di bawah bagian Error checking.

Langkah Darurat Jika Drive Tetap Tidak Terbaca
Apabila metode di atas gagal dan sistem tetap memunculkan pesan yang sama, kemungkinan besar indeks file sudah terlalu rusak. Dalam kondisi ini, jangan lakukan Quick Format terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan bantuan software pihak ketiga seperti EaseUS Data Recovery atau Recuva untuk menarik file keluar sebelum melakukan pembersihan total.

Apakah Data Anda Sudah Kembali Normal Sekarang
Memperbaiki error 'corrupted and unreadable' memang membutuhkan kesabaran, namun tingkat keberhasilannya cukup tinggi jika kerusakan bukan pada fisik piringan (hardware). Jika setelah menjalankan CHKDSK folder Anda kembali muncul, segera pindahkan data penting tersebut ke penyimpanan awan atau drive lain sebagai cadangan. Akankah Anda tetap mencabut flashdisk tanpa 'safely remove' setelah kejadian ini? Pilihan ada di tangan Anda, namun mencegah kehilangan data jauh lebih murah daripada membayar jasa servis profesional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow