Menu
Close
Aspirasirakyat.com

Portal Berita Terkini, Aktual & Terpercaya

Alasan Media Player Classic Masih Menjadi Pilihan Utama untuk Nonton Film di Laptop Jadul

Smallest Font
Largest Font

Banyak orang menyangka era Media Player Classic sudah habis sejak Windows beralih ke aplikasi 'Movies & TV' yang lebih modern. Namun, kenyataannya justru terbalik. Saat mencoba memutar file MKV resolusi 4K di laptop lama saya, aplikasi bawaan Windows seringkali patah-patah atau bahkan freeze. Begitu saya kembali menggunakan Media Player Classic, video tersebut berjalan mulus tanpa hambatan sedikit pun.

Sebenarnya, penyebutan 'WMP Classic' sering tertukar dengan Media Player Classic (MPC). Meski tampilannya sangat mirip dengan Windows Media Player versi lama (era Windows 98/XP), MPC adalah proyek yang berbeda dan jauh lebih bertenaga. Berikut adalah alasan logis mengapa software ini tetap relevan:

  • Konsumsi RAM Sangat Rendah: Anda bisa memutar film sambil membuka puluhan tab Chrome tanpa membuat sistem sesak.
  • Dukungan Codec Lengkap: Hampir semua format mulai dari MP4, AVI, hingga HEVC bisa dilibas tanpa perlu instal codec pack tambahan yang ribet.
  • Bebas Iklan dan Tracker: Berbeda dengan player modern yang sering meminta update atau menampilkan rekomendasi konten, MPC tetap fokus pada satu tugas: memutar file Anda.
Menu pengaturan Media Player Classic HC
Menu pengaturan yang sangat detail memungkinkan pengguna mengatur output audio dan video sesuai spesifikasi hardware.

Panduan Download dan Instalasi Media Player Classic Terbaru

Karena proyek aslinya (MPC) sudah lama dihentikan, komunitas pengembang melanjutkan tongkat estafet melalui MPC-HC (Home Cinema) dan MPC-BE (Black Edition). Jika Anda ingin performa paling stabil, saya sangat menyarankan versi MPC-HC dari pengembang 'clsid2' yang rutin mendapatkan pembaruan keamanan.

  1. Kunjungi repositori resmi di GitHub atau situs penyedia software terpercaya untuk mendapatkan file installer (.exe).
  2. Pilih versi yang sesuai dengan sistem operasi Anda (32-bit atau 64-bit).
  3. Jalankan installer dan ikuti instruksi 'Next' hingga selesai.
  4. Saat instalasi, pastikan mencentang opsi "Create Desktop Icon" agar mudah ditemukan.
Fitur MPC-HC (Classic) VLC Player
Ukuran File Sekitar 15-20 MB Sekitar 40-50 MB
Penggunaan CPU Sangat Rendah Sedang
Kustomisasi Sangat Tinggi Terbatas
"MPC-HC adalah bukti bahwa software yang bagus tidak butuh tampilan penuh warna dan animasi berlebihan. Kecepatan dan fungsionalitas adalah segalanya bagi penikmat film."
Menonton film di PC spek rendah menggunakan MPC
Bahkan pada perangkat dengan prosesor Intel Celeron lama, Media Player Classic mampu memberikan pengalaman menonton yang lancar.

Kekurangan yang Perlu Anda Ketahui

Tentu saja, tidak ada software yang sempurna. Sebagai pengguna setia, saya harus jujur bahwa tampilan antarmuka (UI) software ini terasa sangat kuno. Jika Anda adalah tipe orang yang sangat peduli dengan estetika visual aplikasi, Anda mungkin akan merasa bosan melihat kotak abu-abu yang kaku. Selain itu, tidak ada fitur streaming langsung dari platform seperti YouTube yang terintegrasi secara seamless seperti pada beberapa kompetitornya.

Perbandingan antarmuka MPC-HC dan Windows Media Player
Perbandingan visual antara gaya klasik dan modern.

Masih Ragu Meninggalkan Player Bawaan Windows Anda

Pilihan ada di tangan Anda, namun tanyakan hal ini pada diri sendiri: Apakah Anda lebih butuh aplikasi yang terlihat cantik tapi sering buffering, atau aplikasi sederhana yang langsung memutar video dalam satu detik? Gunakan Media Player Classic jika prioritas Anda adalah performa murni dan kompatibilitas format yang luas. Namun, jika Anda hanya sekadar menonton video pendek sesekali, aplikasi bawaan Windows sebenarnya sudah cukup memadai.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow