Menu
Close
Aspirasirakyat.com

Portal Berita Terkini, Aktual & Terpercaya

Mengenang Serunya Menembak Zombie di House of the Dead 3 PC yang Masih Nagih Sampai Sekarang

Smallest Font
Largest Font

Jari telunjuk saya sampai pegal luar biasa setelah menghabiskan dua jam penuh di depan monitor hanya untuk menamatkan House of the Dead 3 PC semalam. Rasanya aneh, meski teknologi grafis sudah melesat jauh ke era Ray Tracing, ada kepuasan instan yang tidak bisa digantikan saat melihat kepala zombie meledak berantakan dengan efek partikel kasar khas awal tahun 2000-an. Game ini bukan sekadar portingan malas dari arcade, melainkan sebuah kapsul waktu yang mengingatkan saya betapa menyenangkannya genre light-gun shooter sebelum akhirnya nyaris punah dari peredaran.

Berbeda dengan dua seri pendahulunya yang mengandalkan pistol semi-otomatis, seri ketiga ini memaksa saya menggunakan shotgun. Perubahan ini secara drastis mengubah gaya bermain. Jika dulu saya harus rajin melakukan trigger-spamming untuk menembak cepat, sekarang ritmenya lebih lambat namun jauh lebih mematikan. Ada kepuasan tersendiri saat satu tembakan jarak dekat bisa menyapu bersih tiga hingga empat zombie sekaligus yang mencoba mengeroyok di lorong sempit.

Satu hal yang paling saya sukai adalah sistem auto-reload. Di versi PC, saya tidak perlu lagi menembak ke luar layar seperti di mesin arcade. Cukup berhenti menembak sejenak, dan karakter akan mengisi peluru secara otomatis. Memang terdengar mempermudah, tapi percayalah, saat bos besar seperti 'Death' mengejar Anda, jeda satu detik untuk reload terasa seperti keabadian.

Pertarungan bos melawan Death di House of the Dead 3
Pertarungan melawan Death di pintu masuk laboratorium yang menguji refleks menembak Anda.

Visual Klasik dan Performa di Komputer Modern

Secara visual, jangan harap ada tekstur tajam. Namun, estetika industrial-post-apocalyptic yang dibangun SEGA di sini sangat solid. Model karakter Lisa Rogan dan G terlihat jauh lebih detail dibandingkan karakter di House of the Dead 2. Yang menarik, game ini sangat ringan. Saya mencobanya di laptop kantor dengan spesifikasi medioker, dan game ini berjalan mulus di 60 FPS tanpa kendala berarti.

AspekKelebihanKekurangan
GameplayTempo cepat dan sistem Shotgun yang memuaskan.Durasi permainan sangat singkat (bisa tamat dalam 30 menit).
KontrolMouse terasa sangat responsif dan akurat.Kurang seru jika tidak menggunakan Light Gun fisik.
GrafisEfek distorsi dan luka pada zombie cukup detail.Resolusi maksimal yang sangat terbatas untuk layar 4K.

Namun, ada sedikit catatan bagi Anda yang ingin memainkannya di Windows 10 atau 11. Saya sempat mengalami masalah compatibility di mana game seringkali crash saat berpindah stage. Solusinya, saya harus mengubah pengaturan kompatibilitas ke Windows XP Service Pack 3 dan menjalankan game sebagai Administrator. Sebuah usaha kecil untuk sebuah nostalgia yang besar.

"House of the Dead 3 adalah bukti bahwa gameplay yang simpel namun dieksekusi dengan tepat akan selalu memiliki tempat di hati gamer, tanpa peduli seberapa jadul grafisnya."
Variasi zombie di House of the Dead 3 PC
Desain zombie di seri ini jauh lebih bervariasi dan terlihat lebih mengerikan dibanding seri sebelumnya.

Cabang Cerita dan Replay Value

Satu hal yang membuat saya tidak bosan mengulang game ini adalah adanya Branching Paths. Di setiap akhir stage, saya diberikan pilihan rute mana yang ingin diambil. Rute yang berbeda berarti menghadapi musuh yang berbeda dan tantangan lingkungan yang unik. Ini adalah cara cerdas SEGA untuk menutupi durasi game yang sebenarnya sangat pendek.

Sistem skornya pun cukup kompetitif. Jika Anda berhasil menyelamatkan rekan tim yang sedang dalam bahaya, Anda akan mendapatkan bonus nyawa. Sebaliknya, jika Anda panik dan malah menembak rekan sendiri, siap-siap saja kehilangan health bar yang sangat berharga.

Mode co-op House of the Dead 3 PC
Bermain berdua dengan teman menggunakan mouse dan keyboard tambahan masih menjadi cara terbaik menikmati game ini.

Masih Layakkah Diinstal di Tahun Ini?

Jika Anda mencari game dengan cerita mendalam ala The Last of Us, jelas House of the Dead 3 PC bukan untuk Anda. Tapi, jika Anda butuh pelampiasan stres setelah pulang kantor dengan cara menembaki monster tanpa perlu berpikir keras, game ini masih sangat layak berada di folder aplikasi Anda. Instal game ini jika Anda rindu sensasi arcade klasik, tapi lupakan saja jika Anda sangat alergi dengan grafis poligon yang kaku dan akting suara (voice acting) yang saking buruknya malah jadi lucu.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed