Menu
Close
Aspirasirakyat.com

Portal Berita Terkini, Aktual & Terpercaya

Alasan Saya Masih Setia Memakai Media Player Classic di Tengah Gempuran Aplikasi Modern

Smallest Font
Largest Font

Jujur saja, saya sempat merasa bosan dengan aplikasi pemutar video modern yang penuh iklan, memakan RAM gila-gilaan, dan punya desain antarmuka yang terlalu ramai. Akhirnya, saya memutuskan untuk kembali menginstal Media Player Classic (MPC). Rasanya seperti pulang ke rumah yang nyaman setelah lelah berpetualang. Tidak ada animasi berlebihan, hanya sebuah jendela sederhana yang siap memutar file apa pun yang saya lempar ke dalamnya.

Banyak orang mengira software ini sudah mati, padahal komunitas pengembangnya masih sangat aktif lewat versi Home Cinema (MPC-HC). Alasan utama saya belum bisa pindah ke lain hati adalah efisiensinya. Di saat aplikasi lain butuh waktu beberapa detik untuk 'loading', MPC terbuka dalam sekejap mata. Ini adalah penyelamat bagi pengguna PC dengan spesifikasi pas-pasan atau bagi saya yang sering melakukan multitasking berat.

Menu pengaturan internal Media Player Classic yang detail
Kekuatan utama MPC ada pada kontrol penuh yang diberikan kepada pengguna melalui menu opsi yang sangat detail.

Performa Ringan yang Sulit Dikalahkan

Saya mencoba memutar film resolusi 4K dengan format HEVC. Hasilnya? Penggunaan CPU saya tetap stabil di angka rendah. Hal ini bisa terjadi karena MPC mendukung akselerasi perangkat keras (DXVA) yang sangat optimal. Berikut adalah perbandingan singkat yang saya rasakan saat menggunakan MPC dibandingkan pemutar video modern pada umumnya:

Aspek PengujianMedia Player Classic (MPC-HC)Media Player Modern Lain
Waktu StartupKurang dari 1 detik2 - 4 detik
Penggunaan RAMSangat Rendah (Sekitar 20-40 MB)Tinggi (Bisa 150 MB+)
Iklan / BloatwareNol (Open Source)Sering ada rekomendasi/iklan
Dukungan CodecSangat Lengkap (LAV Filters)Terbatas pada standar populer
"Meskipun tampilannya terlihat seperti peninggalan era Windows 98, jeroan Media Player Classic jauh lebih bertenaga daripada aplikasi pemutar video bawaan OS terbaru sekalipun."

Sisi Gelap yang Harus Anda Terima

Tentu saja, saya tidak akan bilang aplikasi ini sempurna. Ada beberapa hal yang membuat saya mengernyitkan dahi. Pertama, masalah visual. Jika Anda adalah tipe orang yang sangat peduli dengan estetika 'Aero' atau 'Fluent Design', tampilan MPC akan terasa sangat membosankan dan kaku. Kedua, konfigurasi tingkat lanjutnya bisa sangat mengintimidasi bagi pengguna awam.

  • Antarmuka Kuno: Tidak ada mode gelap (dark mode) bawaan yang terlihat modern tanpa bantuan skin pihak ketiga.
  • Konfigurasi Manual: Untuk mendapatkan kualitas gambar terbaik (seperti menggunakan MadVR), Anda harus melakukan setting manual yang cukup rumit.
  • Fitur Online Minim: Jangan harap ada fitur streaming langsung atau integrasi cloud di sini.
Integrasi MadVR dengan Media Player Classic untuk kualitas gambar maksimal
Bagi para purist, menggabungkan MPC dengan renderer seperti MadVR adalah jalan ninja untuk mendapatkan kualitas visual terbaik.

Tips Agar Pengalaman Menonton Makin Maksimal

Jika Anda memutuskan untuk mencoba kembali window media classic ini, saya sangat menyarankan untuk mengunduh versi K-Lite Codec Pack. Mengapa? Karena di dalamnya sudah termasuk MPC-HC versi terbaru yang sudah terintegrasi dengan LAV Filters. Ini memastikan hampir semua format video dari era kaset hingga era digital bisa diputar tanpa drama 'codec missing'.

Apakah Anda Benar Benar Butuh Tampilan Cantik Hanya Untuk Menonton Film

Pada akhirnya, pilihan kembali ke tangan Anda. Jika Anda adalah tipe pengguna yang menginginkan aplikasi serba otomatis dengan tampilan estetik, Media Player Classic mungkin bukan untuk Anda. Namun, jika Anda lebih menghargai performa instan, ketiadaan iklan, dan kontrol penuh atas setiap frame video yang Anda tonton, maka menginstal software ini adalah keputusan terbaik yang bisa Anda buat tahun ini. Jadi, mau pilih fungsi atau sekadar gengsi?

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow