Menu
Close
Aspirasirakyat.com

Portal Berita Terkini, Aktual & Terpercaya

Alasan Kenapa Kamu Mungkin Ingin Melewatkan Update Windows 11 25H1 Dulu

Smallest Font
Largest Font

Jujur saja, saat pertama kali instal Windows 11 25H1 di laptop utama, saya berharap ada perubahan visual yang bikin pangling. Nyatanya? Masih terasa seperti Windows 11 yang kita kenal, tapi dengan 'jeroan' yang dipaksa bekerja lebih keras demi kecerdasan buatan. Microsoft sepertinya makin terobsesi menyisipkan AI di setiap sudut sistem operasi ini, yang terkadang justru terasa agak mengganggu alur kerja saya sehari-hari.

Di versi 25H1 ini, saya merasa Copilot bukan lagi sekadar asisten opsional, melainkan sudah menjadi bagian inti dari File Explorer dan pengaturan sistem. Ada satu fitur yang saya suka tapi sekaligus khawatirkan, yaitu kemampuan AI untuk memprediksi file mana yang akan saya buka berdasarkan kebiasaan kerja. Memang praktis, tapi ada perasaan aneh saat sistem seolah 'mengintip' apa yang saya kerjakan setiap saat.

Menu pengaturan AI Copilot di Windows 11
Pengaturan Copilot kini memiliki panel khusus yang lebih dalam di sistem Windows 11 25H1.

Performa Gaming dan Efisiensi Daya

Saya mencoba menjalankan beberapa game berat seperti Cyberpunk 2077 dan Valorant untuk melihat apakah ada penurunan performa. Kabar baiknya, optimasi kernel di 25H1 terasa sedikit lebih ringan pada pemakaian CPU. Namun, saya sempat mengalami beberapa kali stuttering saat fitur Auto Super Resolution aktif secara otomatis di latar belakang. Fitur ini berusaha meningkatkan resolusi gambar secara real-time, tapi sepertinya masih butuh pematangan driver lebih lanjut.

Aspek PengujianHasil di Windows 11 23H2Hasil di Windows 11 25H1 (Estimasi)
Boot Time12 Detik10-11 Detik
RAM Usage (Idle)3.8 GB4.2 GB
FPS StabilitySangat StabilCukup Stabil (Ada Micro-stutter)

Satu hal yang sangat saya sayangkan adalah konsumsi RAM yang sedikit membengkak. Jika kamu masih menggunakan perangkat dengan RAM 8 GB, saya sangat menyarankan untuk berpikir dua kali sebelum melakukan update besar ini, karena Windows 11 25H1 benar-benar haus memori untuk menjalankan servis AI-nya.

Task Manager menunjukkan penggunaan RAM tinggi di Windows 11
Penggunaan RAM pada kondisi idle cenderung lebih tinggi dibandingkan versi Windows sebelumnya.

Beberapa Hal yang Masih Membuat Saya Jengkel

Meskipun ada banyak perbaikan, Microsoft masih saja mempertahankan beberapa kebiasaan lama yang menyebalkan. Iklan di menu Start kini lebih sering muncul dengan kedok 'rekomendasi aplikasi'. Selain itu, proses pengaturan aplikasi default masih terasa berbelit-belit dibandingkan dengan zaman Windows 10 dulu.

"Windows 11 25H1 terasa seperti sebuah langkah maju untuk teknologi AI, namun satu langkah mundur untuk privasi dan kesederhanaan pengguna."
Iklan rekomendasi di menu start windows 11
Contoh 'rekomendasi' aplikasi di menu Start yang seringkali dianggap sebagai bloatware oleh pengguna.

Haruskah Kamu Menekan Tombol Update Sekarang

Jika kamu adalah seorang early adopter yang memiliki perangkat spesifikasi tinggi dan penasaran dengan fitur AI terbaru, silakan langsung sikat. Tapi, jika PC kamu digunakan untuk pekerjaan profesional yang membutuhkan stabilitas tanpa gangguan bug kecil, sebaiknya tunggu hingga 3 atau 4 bulan ke depan sampai Microsoft merilis patch perbaikan. Jangan korbankan produktivitas hanya demi menu pengaturan yang sedikit lebih cantik namun masih labil.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed