Menu
Close
Aspirasirakyat.com

Portal Berita Terkini, Aktual & Terpercaya

Alasan Kenapa Saya Masih Betah Pakai FL Studio Mobile Buat Bikin Musik di HP

Smallest Font
Largest Font

Jujur saja, awalnya saya skeptis saat pertama kali mencoba FL Studio Mobile karena mengira fiturnya bakal dipangkas habis-habisan dibanding versi desktop. Tapi setelah menghabiskan puluhan jam membuat beat di sela-sela waktu komuting, saya harus mengakui bahwa aplikasi ini jauh lebih dari sekadar mainan pengisi waktu luang.

Satu hal yang bikin saya kagum adalah bagaimana Image-Line berhasil memindahkan workflow FL Studio yang ikonik ke layar sentuh. UI-nya tidak terasa dipaksakan. Saat saya ingin memasukkan kick atau snare, Step Sequencer-nya terasa sangat responsif. Saya tidak perlu nge-zoom berkali-kali hanya untuk menaruh satu note piano roll.

Piano roll FL Studio Mobile yang intuitif
Piano roll-nya didesain agar mudah dioperasikan meski menggunakan jari, bukan mouse.

Meskipun begitu, ada kurva pembelajaran yang lumayan bikin dahi berkerut di awal. Navigasi antar menu kadang terasa agak tersembunyi. Tapi begitu Anda paham letak routing effect dan cara mengatur bus, semuanya jadi mengalir begitu saja.

Fitur Unggulan vs Keterbatasan Nyata

Saya sering menggunakan FL Studio Mobile untuk mencatat ide melodi yang muncul tiba-tiba di jalan. Berikut adalah beberapa poin yang saya catat selama penggunaan intensif:

  • DirectWave Sample Player: Ini fitur favorit saya. Saya bisa memasukkan sample custom (.wav) dan memainkannya seperti instrumen biasa.
  • Efek yang Solid: Reverb, Delay, dan Limiter-nya punya kualitas suara yang bersih, bukan kaleng-kaleng.
  • Ekspor Multi-format: Saya bisa ekspor project langsung ke format FLP (FL Project) untuk dilanjutkan di PC.
Aspek Kelebihan Kekurangan
Performa Ringan, jarang force close di spek menengah. Mulai laggy kalau track sudah lebih dari 20.
Sound Library Bawaannya sudah cukup banyak untuk EDM/Trap. Banyak preset bagus yang harus beli lagi (In-app purchase).
Workflow Sinkronisasi antar perangkat sangat mudah. Proses mixing mendalam tetap sulit tanpa mouse.
Setup home studio sederhana dengan smartphone
Menggabungkan FL Studio Mobile dengan MIDI Controller kecil bisa mengubah HP Anda jadi studio berjalan.
"FL Studio Mobile bukan pengganti PC, tapi ia adalah jembatan paling solid buat produser yang punya mobilitas tinggi tanpa mau kehilangan kualitas audio."

Skenario Penggunaan yang Paling Masuk Akal

Jangan harap Anda bisa melakukan mastering sekelas album pemenang Grammy hanya mengandalkan speaker HP. Saya pribadi menggunakan aplikasi ini sebagai Digital Sketchbook. Ketika saya menemukan progres chord yang enak saat nongkrong di kafe, saya langsung buka aplikasi ini, rekam, dan simpan.

Masalah yang sering saya temui adalah konsumsi baterai. Aplikasi ini cukup rakus daya, apalagi kalau Anda pakai banyak plugin internal yang berat seperti SuperSaw. Jadi, pastikan powerbank selalu siap kalau niatnya mau jamming lama.

Tampilan mixer di FL Studio Mobile
Panel mixer yang memungkinkan pengaturan volume dan panning tiap track secara terpisah.

Yakin Mau Investasi di Aplikasi Ini?

Jika Anda adalah tipe orang yang sering bepergian tapi otak selalu penuh dengan ide musik, FL Studio Mobile adalah investasi sekitar Rp 70.000 - Rp 100.000 (tergantung diskon Play Store/App Store) yang sangat sepadan. Belilah jika Anda sudah familiar dengan ekosistem FL Studio atau butuh DAW mobile yang punya fitur piano roll terbaik di kelasnya. Namun, lupakan saja jika Anda hanya ingin iseng memutar musik, karena aplikasi ini punya fitur teknis yang mungkin malah bikin pusing pengguna awam.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow