Menu
Close
Aspirasirakyat.com

Portal Berita Terkini, Aktual & Terpercaya

Cara Mudah Membuat USB Bootable Windows 10 Sendiri Tanpa Ribet

Smallest Font
Largest Font

Pernahkah Anda mengalami momen menyebalkan saat laptop tiba-tiba melambat atau terkena 'Blue Screen of Death' di saat genting? Rasanya ingin segera melakukan install ulang, tapi masalahnya, file master sistem operasinya tidak punya. Mendapatkan windows 10 iso download for usb yang resmi sebenarnya sangat mudah, namun banyak orang terjebak mengunduh dari situs pihak ketiga yang penuh dengan malware atau modifikasi yang tidak stabil.

Jangan terburu-buru menekan tombol download. Ada beberapa hal teknis yang harus Anda pastikan agar proses transfer file ISO ke USB tidak gagal di tengah jalan. Sebagai instruktur, saya menyarankan Anda mengecek daftar periksa berikut ini:

  • Kapasitas Flashdisk: Minimal 8GB. Pastikan kosong karena semua data di dalamnya akan dihapus total (format).
  • Koneksi Internet: File ISO Windows 10 berukuran sekitar 4GB hingga 5.5GB. Gunakan koneksi yang stabil, bukan kuota darurat.
  • Lisensi: Pastikan Anda memiliki Product Key, meskipun nantinya proses aktivasi bisa dilakukan setelah masuk ke desktop.
Flashdisk USB 3.0 untuk kecepatan transfer maksimal
Sangat disarankan menggunakan flashdisk USB 3.0 agar proses copy file ISO tidak memakan waktu berjam-jam.

Metode Resmi Menggunakan Media Creation Tool

Ini adalah cara paling aman dan direkomendasikan oleh Microsoft. Alat ini akan mengunduh versi terbaru secara otomatis dan langsung menjadikannya bootable di USB Anda.

  1. Kunjungi situs resmi Microsoft pada halaman khusus download Windows 10.
  2. Klik tombol Download Tool Now pada bagian 'Create Windows 10 installation media'.
  3. Jalankan file .exe yang baru diunduh, lalu pilih 'Accept' pada syarat ketentuan.
  4. Pilih opsi Create installation media (USB flash drive, DVD, or ISO file) for another PC.
  5. Pilih bahasa, edisi (Windows 10), dan arsitektur (disarankan 64-bit/x64).
  6. Pilih USB flash drive sebagai media yang akan digunakan dan ikuti instruksi hingga selesai.
"Banyak pengguna pemula salah memilih arsitektur 32-bit di tahun 2024. Padahal, hampir semua hardware modern memerlukan 64-bit untuk menjalankan RAM di atas 4GB secara optimal."

Tabel Perbandingan Metode Pembuatan Bootable

------------
Fitur Media Creation Tool Rufus + Manual ISO
Tingkat Kesulitan Sangat Mudah Menengah
Kecepatan Tergantung Download Sangat Cepat
Kustomisasi (GPT/MBR) Otomatis Bisa Diatur Manual
Antarmuka software Rufus untuk burning ISO
Rufus adalah alternatif terbaik jika Anda sudah memiliki file ISO dan ingin mengatur skema partisi GPT untuk BIOS tipe UEFI.

Tips Menghindari Error Saat Proses Download

Seringkali proses download berhenti di 99% atau muncul kode error aneh. Detail kecil yang sering dilewatkan adalah mematikan antivirus pihak ketiga sementara waktu. Beberapa antivirus yang terlalu protektif terkadang memblokir penulisan 'autorun' pada flashdisk karena dianggap sebagai aktivitas mencurigakan.

Tampilan menu BIOS untuk mengatur boot priority
Setelah USB selesai dibuat, jangan lupa masuk ke BIOS untuk memprioritaskan USB sebagai perangkat booting pertama.

Sudah Siap Melakukan Instalasi Sekarang?

Memiliki USB bootable sendiri adalah langkah besar untuk menjadi lebih mandiri dalam merawat komputer Anda. Jika Anda menginginkan proses yang 'set and forget', gunakanlah Media Creation Tool. Namun, jika Anda menghadapi kendala pada jenis partisi harddisk lama (MBR), maka kombinasi Rufus dan file ISO manual adalah solusinya. Jadi, apakah flashdisk Anda sudah tertancap dan siap untuk diformat?

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow