Menu
Close
Aspirasirakyat.com

Portal Berita Terkini, Aktual & Terpercaya

Cara Mudah Mengelola File ISO Menggunakan UltraISO di Windows

Smallest Font
Largest Font

Berurusan dengan file ISO seringkali membuat pening jika Anda tidak memiliki alat yang tepat. Saya sering menemukan situasi di mana sebuah file ISO perlu diubah isinya tanpa harus melakukan ekstraksi ulang yang memakan waktu. Di sinilah UltraISO mengambil peran penting sebagai alat serbaguna yang sangat ringan namun bertenaga untuk mengelola format image disk.

Meskipun Windows modern sudah bisa melakukan mounting file ISO secara native, UltraISO menawarkan fitur yang jauh lebih dalam. Anda tidak hanya bisa melihat isinya, tetapi juga bisa menghapus, menambah, atau mengganti file di dalam sebuah image ISO yang sudah jadi. Ini adalah fitur kritikal bagi Anda yang sering berkutat dengan kustomisasi installer OS atau distribusi software besar.

Antarmuka utama UltraISO yang menampilkan struktur file ISO
Antarmuka UltraISO yang klasik namun fungsional untuk manajemen file.

Fitur Utama yang Akan Anda Gunakan

  • Edit Langsung: Menambah atau menghapus file di dalam image ISO tanpa perlu ekstrak.
  • Konversi Format: Mengubah file .BIN, .IMG, atau .NRG menjadi format .ISO standar.
  • Bootable Media: Membuat USB flashdisk menjadi installer Windows atau Linux dengan beberapa klik saja.
  • Optimasi Struktur: Memperkecil ukuran file ISO dengan fitur optimasi ruang penyimpanan.

Panduan Teknis Cara Menggunakan UltraISO

Untuk memulai, Anda bisa mendapatkan versi trial melalui ultraiso free download di situs resminya. Meskipun berbayar, versi trial ini sudah cukup untuk menangani file ISO berukuran kecil (di bawah 300MB). Berikut adalah langkah-langkah dasar untuk membuat bootable USB:

  1. Buka aplikasi UltraISO dengan hak akses Administrator (Klik kanan > Run as Administrator).
  2. Klik menu File lalu pilih Open untuk memasukkan file ISO Anda.
  3. Colokkan Flashdisk yang ingin dijadikan media bootable. Pastikan data penting sudah dipindah karena proses ini akan menghapus semua isi flashdisk.
  4. Pilih menu Bootable di bagian atas, lalu klik Write Disk Image.
  5. Pastikan Disk Drive mengarah ke USB Anda, lalu klik tombol Write. Tunggu hingga proses selesai.
"Penting diperhatikan: Saat membuat bootable USB, pastikan Anda memilih metode penulisan USB-HDD+ untuk kompatibilitas terbaik dengan BIOS lama maupun UEFI modern."
Diagram langkah-langkah menulis disk image ke USB di UltraISO
Pastikan pengaturan sudah benar sebelum menekan tombol Write untuk menghindari kegagalan booting.

Kekurangan yang Perlu Anda Antisipasi

Tidak ada software yang sempurna. Selama saya menggunakan UltraISO, ada beberapa poin yang mungkin membuat Anda sedikit terganggu:

AspekKekurangan
AntarmukaTerlihat sangat jadul, mirip gaya Windows XP/7.
Versi GratisDibatasi maksimal ukuran file 300MB saja.
UpdateJarang sekali mendapatkan pembaruan fitur mayor.
Logo resmi UltraISO berwarna biru emas
Meskipun visualnya lawas, stabilitas performanya tetap sulit dikalahkan software gratisan.

Apakah Anda Benar-Benar Membutuhkan Software Ini Sekarang?

Gunakan UltraISO jika Anda adalah seorang teknisi yang sering melakukan modifikasi pada file installer atau butuh mengonversi format disk image yang aneh ke format standar. Namun, jika kebutuhan Anda hanya sekadar ingin menginstal game berformat ISO, fitur 'Mount' bawaan Windows 10 atau 11 sebenarnya sudah lebih dari cukup. Jadi, apakah Anda akan tetap mengandalkan alat klasik ini untuk proyek teknis Anda berikutnya?

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed